10 Hal Penting Dalam Memilih Online Bootcamp

10 Hal Penting Dalam Memilih Online Bootcamp

Wed, Jun 19, 2019 11:34 AM
Tips & Trick by Vesti WK

Tentunya berbagai alasan kita untuk mengikuti coding bootcamp, di antaranya selain untuk meningkatkan skill, juga untuk mengikuti perkembangan dunia kerja dimana menjadi seorang developer atau pengembang software sangat dibutuhkan di saat ini. Banyak yang memutuskan untuk switch career atau berganti profesi dari karir yang mereka jalani sebelumnya. Profesi menjadi seorang developer membutuhkan skill yang harus sebanding dengan teknologi yang ada saat ini. Perkembangan dunia software di Indonesia juga telah naik pesat, bersamaan dengan kebutuhan akan programmer atau developer yang bisa dibilang sangat urgent.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, telah tersedia banyak tempat untuk belajar atau meningkatkan skill untuk menjadi seorang developer, baik secara online maupun onsite. Dua cara ini dapat dipandang memiliki pendekatan berbeda satu sama lain, namun tak terlepas dari tingkat kemampuan kita untuk menjalaninya. Contohnya, untuk onsite dibutuhkan biaya yang lebih tinggi karena faktor akomodasi selama menjalani bootcamp di tempat dan sifatnya yang lebih intensif dimana kita dapat secara langsung berhadapan dengan mentor dan mendapatkan solusi secara cepat. Sementara online bootcamp dapat berbeda intensitasnya tergantung sistem yang dijalankan oleh bootcamp yang bersangkutan. Namun biaya untuk online bootcamp biasanya akan lebih rendah, dan kita tidak dituntut untuk mempersiapkan akomodasi dan sejenisnya jika kita berada di kota yang berbeda dari tempat bootcamp yang kita pilih.

Kali ini kita akan membahas tentang beberapa kiat sebelum menjalani online bootcamp. Mengikuti coding bootcamp seperti menanam investasi yang signifikan di jaman sekarang. Namun sebelumnya penting untuk kita mengetahui semua opsi dan kemungkinan yang terbaik untuk kita. Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar kita tidak salah pilih.

Koneksi Internet

Karena satu-satunya yang kita perlukan untuk mengikuti online bootcamp adalah koneksi internet yang stabil. Akan lebih baik jika kita memiliki sambungan Wi-Fi di rumah. Jika tidak memungkinkan, mengunjungi tempat-tempat umum seperti co-working space atau cafe juga bisa menjadi alternatif.

Lokasi Bukan Lagi Kendala

Biasanya onsite bootcamp didirikan di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Ketika kita ingin mengikuti bootcamp di salah satu kota tersebut, kita harus pindah mendekati markas bootcamp itu berada dan memikirkan biaya dan perjalanan dari rumah ke tempat bootcamp atau sebaliknya. Sedangkan untuk online bootcamp, kita tak perlu lagi memikirkan hal-hal di atas. Kita dapat melakukan coding di manapun kita berada yang kita inginkan.

Persyaratan Masuk Bootcamp

Mempelajari persyaratan masuk sebuah online bootcamp adalah hal yang juga penting untuk diperhatikan. Jangan sampai ada satu komponen yang ternyata kita belum siap di dalamnya. Ketat tidaknya prosedur pendaftaran, berpengaruh pada aspek metode, intensitas, dan kualitas bootcamp. Ada kalanya bootcamp tidak perlu melakukan sebuah enroll dengan kemampuan teknis sama sekali. Bootcamp lain memerlukan calon siswanya untuk membuktikan kemampuan dalam memecahkan masalah dalam bentuk pengkodean.

Materi Pembelajaran

Pilih materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Sebagian besar online bootcamp menawarkan materi yang disesuaikan dengan teknologi yang dibutuhkan saat ini, ada pula pemberian materi yang relevan dengan tujuan untuk pergantian karir. Setiap bootcamp akan dapat berbeda penawarannya.

Algoritma dan Struktur Data

Algoritma dan struktur data adalah pondasi utama dalam dunia computer science. Semakin besar perhatian bootcamp terhadap dua hal tersebut, maka semakin mempengaruhi tingkat skill kita untuk dapat memenuhi target dari sebuah perusahaan dalam mempekerjakan seorang developer.

Metode Pembelajaran

Satu bootcamp akan memberikan 1-on-1 mentoring, sementara yang lain tidak. Untuk mencapai ini biasanya komunikasi dilakukan dengan menggunakan aplikasi percakapan video seperti Google Hangouts atau yang sejenisnya, atau melalui obrolan atau chat. Mentoring secara 1-on-1 adalah yang paling efektif untuk online bootcamp dalam membantu siswa mengatasi masalah yang mereka hadapi selama bootcamp. Aplikasi bersifat komunitas juga mungkin akan digunakan, seperti memanfaatkan Slack, Asana, atau sejenisnya untuk memantau progress setiap siswa. Beberapa bootcamp juga akan secara intense memberikan bantuan ketika siswa sedang stuck di tempat, sedang yang lain kemungkinan tidak. Semakin mudah respon yang didapatkan siswa untuk menyelesaikan masalah, semakin cepat pula siswa selangkah lebih maju.

Manajemen Waktu

Ada bootcamp yang memberikan konsep pembelajaran online secara full time dan intensif, ada pula yang bersifat bebas kapan pun bisa dilakukan. Pastikan kita dapat memilih sesuai situasi dan kondisi kita. Jangan sampai salah satu atau dua dari prioritas, baik online bootcamp maupun pekerjaan, menjadi terganggu. Jika kita memilih untuk memprioritaskan bootcamp, pastikan orientasi ke depannya dapat menjanjikan dan memberikan benefit, sehingga tidak terjadi penyesalan di kemudian hari, semisal gagal dalam menjalani bootcamp atau pekerjaan menjadi terbengkalai. Jika kita masih memprioritaskan pekerjaan namun ingin menjalani online bootcamp, carilah bootcamp yang bersifat bebas dan tidak intensif, terlepas dari kualitas pembelajaran yang akan didapatkan.

Mandiri

Secara umum onsite bootcamp menuntut kita untuk hadir di dalam kelas, dimana kita akan dengan mudah belajar dan melakukan coding dengan panduan secara langsung. Sementara tidak dengan online bootcamp. Online bootcamp bukan merupakan tempat untuk individu yang selalu memerlukan orang lain untuk mendorong mereka melakukan sesuatu. Selalu disiplin dan memiliki etos kerja sangat diharapkan untuk setiap siswa online bootcamp, tanpa ada orang lain yang selalu memantau pekerjaan kita.

Pasca Bootcamp

Biasanya online bootcamp tidak dapat memberikan jaminan penempatan kerja setelah kita dinyatakan lulus bootcamp. Meskipun ada beberapa yang masih menawarkan jasa penempatan kerja yang bekerja sama dengan perusahaan partner mereka, namun jangan pernah menaruh harapan besar. Karena meski kita dinyatakan lulus oleh bootcamp yang bersangkutan, prosedur penempatan kerja akan melalui proses yang sama seperti kita mendaftarkan diri untuk melamar pekerjaan yang dilakukan oleh kita sendiri. Skill dan kompetensi akan tetap dipertimbangkan oleh perusahaan partner yang ingin melakukan hiring programmer.

Kemampuan Teknis

Ketika sebuah perusahaan berminat untuk melakukan hiring, di dalam wawancara yang lebih menjadi fokus adalah bagaimana kita secara teknis memiliki kekuatan sebagai seorang developer. Apakah kita lulusan dari universitas besar atau bootcamp yang mempunyai nama, secara teknis tidak akan berpengaruh.

Etos kerja dan motivasi kita selama proses belajar merupakan hal yang mendasar ketika mengikuti online bootcamp. Menghabiskan waktu dengan pengkodean dapat mengukur apakah pekerjaan ini layak untuk kita jadikan sebagai karir. Di sisi lain pemilihan online bootcamp yang tepat dapat mempengaruhi keberhasilan kita dalam belajar.

Happy coding!

Refference: 23 Things Aspiring Developers Should Know About Online Coding Bootcamps, Ken Mazaika, Firehose Project