Yang Sedikit Diketahui Dari Fitur-fitur Android

Yang Sedikit Diketahui Dari Fitur-fitur Android

Mon, Aug 28, 2017 10:00 PM
Tutorial by Vesti WK

Android menghidupkan ratusan dari jutaan perangkat mobile di dunia. Platformnya yang open source disukai oleh konsumen, produsen smartphone, dan pengembang perangkat lunak. Kemampuannya dapat dijalankan di hampir semua perangkat keras yang menjadikan Android pembangun instalasi dasar terbesar dalam semua platform perangkat lunak. Android bahkan telah melampaui Windows sebagai sistem operasi yang paling populer diukur dari penggunaan internet melalui desktop, laptop, tablet, dan mobile.

Ada beberapa fitur umum yang mungkin tidak terlalu familiar, untuk membantu mengenal lebih dalam tentang Android.

Screen Pinning

Fitur ini diperkenalkan dalam Android Lollipop 5.0 yang memiliki fungsi untuk mengunci layar pada smartphone agar mengacu pada aplikasi tertentu. Fitur ini dapat berguna dalam situasi tertentu, baik untuk kebutuhan pribadi maupun dalam mempermudah pemakaian.

Untuk mengaktifkan fungsi ini, buka menu Pengaman (Security) dalam Pengaturan (Setting) smartphone dan pilih aktifkan, dapat memilih pembuatan kode dalam proses ini. Kemudian buka aplikasi yang ingin dikunci, ketuk soft key kotak, lalu ketuk icon pin pada aplikasi yang diinginkan.

Mengaktifkan Guest Mode

Opsi lain ketika ingin membagi penggunaan smartphone dengan orang lain dengan mengaktifkan akun tamu. Profile tamu ini dapat menggunakan aplikasi dalam smartphone layaknya pemilik smartphone itu sendiri, tanpa menggunakan koneksi akun si pemilik, tetap menjaga file dan pesan secara aman dari pihak yang tidak berkepentingan.

Untuk mengubah smartphone menjadi profile tamu, dalam Setting (Pengaturan) pilih bagian User dan buat sebuah akun tamu baru, atau dengan cara yang lebih cepat yaitu dengan menggeser dari atas layar ke bawah dengan dua jari, untuk menampilkan menu Quick Setting (Pengaturan Cepat), pilih icon profil pengguna lalu tekan Tambah tamu (pengguna). Dari tiap profil yang dibuat akan dapat memiliki file dan pengaturan sendiri.

Dukungan Multi-Window

Tampilan split screen (membagi layar) atau multi-window adalah salah satu tenda fitur-fitur dari Android Nougat 7.0. Dulu hanya ditemukan di phablets yang menjalankan versi OS yang disesuaikan, mode ini memungkinkan untuk menjalankan dua aplikasi secara berdampingan. Tergantung pada seberapa besar ukuran layar smartphone kita, multi-tasking mungkin bukan pengalaman yang ideal disamping apa yang dapat dilakukan dalam PC, tapi fitur ini dapat bermanfaat dalam beberapa situasi ketika kita ingin menambahkan sesuatu dalam satu layar dengan informasi yang didapatkan dari sumber aplikasi lain.

Untuk menggunakan fitur ini, tekan lama soft key kotak ketika berada dalam sebuah aplikasi. Ini akan menghasilkan layar terbelah menjadi dua, dimana satu layar menampilkan aplikasi yang sedang aktif, dan yang satunya menampilkan aplikasi-aplikasi yang sebelumnya digunakan. Ketuk satu kali dan akan menampilkan paruh kedua dari layar. Garis pemisah dapat digeser untuk mengubah ukuran lebar layar sesuai kebutuhan. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua aplikasi mendukung fitur ini. Akan tetapi, satu ketika dapat digunakan pada Chrome, dimana dijalankan dengan beberapa tab secara berdampingan. Untuk ini kita perlu mengaktifkan fitur dengan menekan lama soft key kotak ketika berada di Chrome, kemudian ketuk menu pengaturan di icon tiga-titik dalam aplikasi Chrome. Kita akan melihat pilihan dalam menu yang disebut dengan "Move To Other Window" (Pindah Ke Window Lain).

Mem-backup semua foto dan video tanpa biaya

Google mengumumkan Photo backup secara gratis dan tak terbatas, menyediakan penyimpanan foto dan video kualitas tinggi dengan menggunakan kompresi (resolusi foto hingga 16 MP, dan video 1080p), namun masih terlihat bagus. Untuk penyimpanan data secara original diberikan penyimpanan sebesar 15GB.

Dibutuhkan aplikasi Google Photo dalam perangkat Android dan mengaktifkan Back up & Sync dari pengaturan aplikasi. Google Photo juga tersedia untuk sistem operasi desktop, sehingga kita dapat mem-backup semua foto dalam satu tempat. Hal yang keren tentang aplikasi ini adalah kemampuan membuat dan mengambil foto lama dengan sistem pengenalan "wajah" dan fungsi pencarian lanjutan lainnya yang hadir dalam satu paket.

Mengatur beberapa notifikasi yang mengganggu

Notifikasi Android sebenarnya bagus dan Google tetap mengembangkan fungsionalitas sistem operasi ini dan bagaimana kita dapat berinteraksi atau membubarkan beberapa notifikasi itu dengan mudah. Meski demikian, ada kalanya ketika notifikasi-notifikasi ini dapat sangat berlebihan, atau bahkan lebih buruk, beberapa aplikasi seringkali mengingatkan sesuatu yang tidak semua penting.

Satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah mengatur notifikasi satu per satu. Ketika sebuah notifikasi yang tidak diinginkan muncul, tekan lama pada baris notifikasi tersebut kemudian pilih icon informasi (sistem tekan-lama ini berlaku pada Android N). Notifikasi setelahnya akan tidak lagi aktif dari aplikasi spesifik ini. Dari versi terakhir Android terdapat panel yang didedikasikan (lihat Pengaturan > Notifikasi) untuk memudahkan dalam mengatur notifikasi.

Memasang App Store lain

Secara umum aman untuk mengunduh aplikasi hanya dari Google Play Store resmi. Meski demikian, sangatlah mungkin untuk memasang app store dari pihak ketiga di Android, dan salah satu yang aman adalah Amazon's Appstore, yang menawarkan sejumlah aplikasi berbayar secara gratis. Amazon merekomendasikan dua link berbeda untuk Android mobile phone dan Android tablet. Perangkat Android kita akan perlu untuk mengaktifkan pengaturan Unknown Source.

Memasang aplikasi baru melalui browser via PC

Salah satu dari hal yang menarik tentang Android adalah terintegrasinya dengan servis Google dan termasuk Play Store. Kita harus login melalui PC dan smartphone dengan akun Google yang sama, kemudian browse Play Store, mengatur dan memasang aplikasi-aplikasi baru melalui browser PC.

Smartphone kita akan menerima instruksi untuk mengunduh dan memasang aplikasi tanpa interaksi yang panjang.

Membersihkan semua aplikasi yang baru dibuka

Android secara otomatis mengatur penggunaan memori, sehingga aplikasi-aplikasi yang dibuka dalam latar belakang tidak akan memperlambat kinerja smartphone atau menguras baterai, tapi kita dapat memuatnya secara cepat saat kita membutuhkannya. Bahkan, Google telah mengkonfirmasi bahwa menutup aplikasi tidak sepenuhnya dapat memperbarui performa baterai, dan yang sebenarnya akan menimbulkan efek yang bertentangan.

Namun dapat kita katakan bahwa terdapat sesuatu yang tercahar secara dalam tentang penutupan semua aplikasi ini, jadi jika memang harus, daripada menggeser setiap layar dalam tampilan carousel satu per satu, cukup gulir ke atas dan ketuk Clear All Button (Bersihkan Semua Tombol) untuk "mengguyur" semua aplikasi sekaligus. Perlu dicatat bahwa beberapa skin Android menggerakkan tombol ke bawah atau juga diperlihatkan secara permanen.

Mengatur aplikasi default

Sebelum Android M, kita bisa memilih default saat pertama kali membuka jenis file, namun beralih ke aplikasi default baru adalah proses yang berbelit-belit. Dengan Android Marshmallow dan Nougat, bagaimanapun, mengubah aplikasi default setiap saat cukup mudah.

Untuk melakukan ini, cukup buka menu Aplikasi di bawah Pengaturan dan sentuh roda gigi di bagian atas layar. Disana akan terlihat bagian berlabel Default dalam layar Konfigurasi aplikasi, dimana kita dapat menetapkan ulang aplikasi default untuk layar awal, browser, telepon, dan SMS seperti aplikasi default untuk jenis file atau tautan tertentu. Cara lain untuk melakukannya adalah mengarah ke halaman informasi untuk sebuah aplikasi dan kita akan menemukan pilihan untuk melihat dan menghapus defaultnya. Ketika kita melakukan tindakan yang relevan, kita akan diminta untuk memilih default baru.