Newsroom

Bank Mandiri Gandeng Refactory Tingkatkan SDM IT

BY

Isna

|

Bank milik pemerintah, Bank Mandiri menggandeng bootcamp informasi teknologi (IT) Refactory.id demi meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) mereka.

Bertempat di Bandung, Refactory.id memberikan pelatihan selama sepekan penuh sejak 18-24 Maret 2018 untuk tujuh orang IT staff Bank Mandiri dengan konsep bootcamp. Konsep bootcamp ini ibarat karantina bagi programmer, dengan intensitas pembelajaran yang tinggi.

“Selama tujuh hari, peserta benar-benar harus mengikuti materi yang kami berikan, sesuai dengan permintaan dari Bank Mandiri. Setidaknya paling sedikit 10 jam sehari selama seminggu,” kata Senior Programmer Refactory.id Mulia Nasution yang juga menjadi ‘dosen’ selama kelas korporat pendek berlangsung.

Khusus untuk pelatihan kali ini, Refactory.id memberikan materi pendalaman Java Script, lantaran menyesuaikan kebutuhan dari pihak Bank Mandiri untuk melakukan peningkatan kemampuan para staff-nya. Sebagai salah satu bahasa pemrograman paling populer, JS sudah dianggap sebagai kemampuan mutlak yang harus dipenuhi.

Refactory.id memberikan pembelajaran yang sangat aplikatif terkait logika pemecahan masalah coding. Berbeda dengan kelas reguler bootcamp yang memakan waktu tiga bulan, kelas korporasi ini memerlukan penyesuaian waktu demi memenuhi kebutuhan spesifikasi programmer yang cepat dan berkualitas.

“Harapannya memang kelas ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan korporasi. Dukungan IT untuk korporasi yang sudah bergerak di dunia industri kan tidak bisa menunggu tiga bulan, terlalu lama dan memakan biaya yang besar,” ungkap Mulia.

Salah satu peserta corporate class Bank Mandiri Indira Kusumawardhani mengatakan, jika pembejaran JS yang diberikan Refactory memberikan pandangan dan pengetahuna baru khususnya untuk materi JS.

“Java, dulu kalau di kantor itu sangat sederhana, ternyata di sini pendalamannya itu sangat luas. Saya sendiri merasa tertantang untuk membuat hal baru di kantor saya nanti,” kata Indira.

Sementara itu Allexander Gumawang mengungkapkan dalam materi pembelajaran JS yang diberikan pengajar membuatnya berhasil untuk membuat skema logika miniatur operasional Bank Mandiri secara umum, mulai dari alur keuangan dan juga keamanannya. Tak hanya itu, pendalaman JS menurutnya membuat dia tidak akan mudah tertipu dalam membaca coding yang biasa diajukan oleh para vendor IT yang ingin bekerjasama dengan Bank Mandiri.

“Kita jadi bisa membaca coding yang diberikan vendor. Kalau kita tidak bisa baca dan mengerti strukturnya, wah bisa gampang dibohongi,” ujar Awang.

Sementara Itu peserta lain Abrilianto Pratama mengatakan, keseruan lain yang hadirkan dalam pembelajaran bersama Refactory.id. Di hari terakhir, pengajar memberikan tantangan berupa hacker marathon alias hackaton bagi para peserta dengan output berupa produk yang aplikatif. Tujuh orang pesarta dibagi menjadi dua kelompok dan membuat produk berdasarkan masalah yang ada di perusahaan mereka.

Abi, panggilan Abrilianto, mengatakan dirinya bersama tim mengaku baru pertama kali mencoba hackaton ini. Abi bersama tim berhasil membuat sebuah sistem pelacakan reimburse yang terkadang jadi masalah. Menurutnya, dengan sistem yang kami buat, perusahaan bisa melacak posisi dana reimburse di setiap tahapannya sampai benar-benar di terima oleh karyawan.

“Saya berhasil buat produk ini bersama tim dalam hackaton. Saya rasa jika dikembangkan lagi nanti oleh perusahaan dan dikaji mendalam akan sangat bermanfaat untuk Bank Mandiri,” kata Abi.

CEO Refactory.id Taufan Aditya mengatakan kehadiran dari kelas singkat khusus korporasi memang untuk memenuhi kebutuhan cepat akan sumber daya manusia dengan standar maksimal industri. Refactory.id memberikan layanan ini atas banyaknya permintaan korporasi untuk menjawab tantangan, kesempatan juga sekaligus menangkis ancaman atas perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Ini jadi salah satu layanan kami memberikan servis untuk memenuhi kebutuhan industri yang cepat, sedangkan saat ini SDM yang mumpuni di dunia tech di Indonesia masih rendah,” papar Taufan.

Hubungkan dengan kami

Ikuti refactory

Case Studies

Tag
×