Tulisan Terbaru

Wawasan baru maupun tips

Problem Edukasi Pemrograman dan Solusi ala Refactory

Seminggu terakhir kita disibukkan dengan kabar tentang Citayam Fashion Week dan bagaimana publik dibikin fokus dengan cerita anak-anak dari pinggiran Jakarta yang berusaha bereksistensi di ibukota. Ini menunjukkan satu problem yang mengkhawatirkan. Mengapa ada anak muda yang tidak sekolah memilih pergi ke ibukota hanya untuk mencari eksistensi?

Pilihan karir dan potensi masa depan yang mapan bisa jadi problem yang lain. Di media sosial kita diberikan cerita-cerita sukses dengan gampang kaya karena jadi influencer. Sementara kisah tentang programmer yang membuat program untuk kemajuan peradaban jarang dibahas, mengapa kami percaya pemrograman bisa jadi sarana pemberdayaan? Karena pemrograman terbukti bisa membantu kualitas hidup manusia jadi lebih baik.

Tidak hanya itu dengan kebutuhan programmer yang terus meningkat setiap tahunnya, kami merasa bahwa perlu ada kesesuaian antara kebutuhan dan ketersediaan. Tidak hanya tersedia tapi juga siap bekerja di industri. Dalam sejarahnya kami menemukan bahwa lulusan perguruan tinggi terbaik juga tidak langsung bisa diserap, karena tertinggal dengan teknologi terbaru atau mungkin tidak siap dengan beban kerja yang ada.

Kami di Refactory sangat percaya bahwa pemrograman bisa mengubah nasib seseorang. Ada banyak kisah sukses para peserta Bootcamp yang awalnya tidak punya pekerjaan atau khawatir akan masa depan, mendapatkan karir yang stabil karena belajar pemrograman. Tapi mengapa banyak anak muda Indonesia memilih jadi influencer ketimbang jadi programmer?

Hal ini bisa jadi karena salah paham atau kurangnya edukasi terkait pemrograman. Sejauh ini banyak orang yang mengira pemrograman adalah pekerjaan yang berkaitan dengan ilmu hitung-hitungan dan logika, bagi banyak orang mereka menghindari subjek ini karena dianggap sangat menyulitkan. Padahal pemrograman bisa jadi hal yang sangat menyenangkan karena membuat kita terbiasa pada problem solving.

Di Refactory pembelajaran pemrograman tidak hanya dilakukan dengan teori, membaca buku atau mendengarkan tutorial di Youtube. Melalui Intensive Pairing peserta didorong untuk belajar hal-hal yang spesifik secara mandiri. Mereka akan diberikan keleluasaan untuk mencari tahu dan mempraktikkan tugasnya. Meski demikian mereka akan diberikan pairing, pendamping untuk menjaga mutu dari setiap kode yang dibuat.

Jika problem edukasi pemrograman selama ini adalah minimnya praktik real berdasarkan problem nyata di Industri, Refactory justru mendukung para peserta Intensive Pairing untuk menghadapi tugas-tugas nyata dari klien. Sehingga ada perasaan kebangaaan bahwa program yang dibuat bukan sekedar dummy, tapi kode real yang bekerja dan bisa digunakan oleh orang banyak.

Problem lain dari edukasi pemrograman adalah terlambatnya institusi pendidikan tinggi untuk belajar framework atau teknologi terbaru. Saat seseorang mulai belajar di universitas, mereka mungkin belajar satu framework yang akan tertinggal dan tak lagi digunakan ketika mereka lulus kuliah. Di Refactory, melalui diskusi, podcast, dan kompetisi code of the month (kode terbaik), peserta Intensive Pairing didorong untuk memberikan best practice terkait satu tugas. Sehingga mereka akan terus belajar dan memperbaharui keilmuan mereka. Waktu juga jadi problem bagi industri digital untuk segera menyerap talenta yang ada. Untuk pendidikan formal di tingkat universitas seseorang bisa lulus paling cepat tiga setengah tahun. Padahal dalam rentang waktu tersebut banyak hal yang bisa terjadi dan ini akan membuat pengetahuan yang dimiliki atau diajarkan selama kuliah bisa tertinggal jauh. Maka membuat bootcamp yang singkat, dengan kurikulum yang padat, dan efektif bisa jadi pilihan paling strategis.

Intensive Pairing berusaha menjawab kebutuhan itu. Kami percaya bahwa selama tiga bulan, dengan metode yang tepat, seseorang bisa jadi programmer profesional. Selama ini kami di Refactory telah membuktikannya, ini yang membuat kami percaya dengan proses yang kami lakukan. Seseorang hanya perlu kerja keras, komitmen, dan semangat pantang menyerah untuk bisa sukses.

Jadi tunggu apalagi? Segera bergabung dengan Intensive Pairing Refactory dan jadilah programmer profesional dalam tiga bulan.

Refactory

Refactory adalah pengaktif teknologi digital di Indonesia. Sejak didirikan pada 2015 di Surabaya dan membuka Bootcamp kelas pertama pada 2017 di Bandung, Refactory telah berkembang melebihi Bootcamp dengan menambah berbagai solusi untuk memberdayakan anak-anak muda Indonesia melalui pemrograman, serta membantu perusahaan di tingkat nasional maupun mancanegara untuk merealisasikan potensi mereka.

Kantor Utama di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 9,8 Sleman, DI Yogyakarta 55581 - Indonesia

© 2017-2022 PT. BIXBOX TEKNOLOGI PERKASA. All rights reserved.