Tulisan Terbaru

Wawasan baru maupun tips

Tetap Semangat Kembali Kerja Di Kantor Setelah WFH

Pada 2019 pemerintah memperkirakan setiap tahunnya dibutuhkan Programmer Bermutu sebanyak 600 ribu orang. Sementara, dari total 4.000 kampus di Indonesia hanya 20 persennya saja yang memiliki program studi Teknologi Informasi dan Komputer. Jadi kebutuhan programmer 600rb setahun tapi cuma bisa dapat 150-200rb engineer, itupun belum siap kerja.

Laporan dari CNN itu menunjukkan bahwa engineer saat ini masih menjadi profesi yang menjanjikan. Di Refactory sendiri kami percaya bahwa setiap orang bisa dan mampu untuk mengembangkan diri. Mereka hanya perlu dibimbing dan diberikan kesempatan. Menurut Mahesa Refado Syahna, Admin Trainer dan Pendamping Preparation class Refactory, ada ketidak cocokan antara industri dan universitas.

“Saya pikir kurikulum yang digunakan dalam materi perkuliahan sangat berbeda di lapangan (Industri IT), kesannya kurikulum yang diberikan jauh tertinggal dengan materi atau bahasa pemrograman yang digunakan untuk bekerja jaman sekarang. Kemudian, yang diajarkan dominan kepada teorinya saja tetapi ketika dihadapkan dengan real project akan mengalami kesulitan,” katanya.

Secara kasar, dengan menghitung setiap angkatan yang berjumlah 1 juta orang dan sekitar 15 persen-20 persen yang lulusan TIK, maka ia mengestimasikan setiap tahunnya jumlah SDM yang bisa dihasilkan adalah sebesar 150 ribu-200 ribu orang. Artinya, masih terdapat talent gap sekitar 400 ribu-450 ribu setiap tahunnya. Padahal, kebutuhan tenaga untuk menunjang kegiatan ekonomi digital terus berkembang pesat.

Lalu Apa yang harus dilakukan agar Indonesia bisa jadi negara penghasil programmer bermutu? Menurut Mahesa kita harus mengubah atau memberikan terobosan baru untuk kurikulum maupun teknik pembelajaran. “Yang sesuai dengan real project yang dihadapi oleh programmer ketika bekerja disuatu perusahaan IT. Saya yakin jika itu diwujudkan dengan sungguh-sungguh maka Negara RI bisa menghasilkan semua programmer yang bermutu,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh David Sarono Putro, Engineer Refactory, perlu konsistensi agar kita bisa mendapatkan programmer bermutu. “Pelatihan yang berkualitas lebih diperbanyak.. Senior Programmer diberi ruang dan diajak untuk bisa memberikan pairing misalnya ke juniornya dan lebih diperbanyak transfer knowledge,” katanya.

Sejauh ini, menurut David, kemauan dan rasa ingin tahu seseorang yang hendak jadi programmer merupakan hal yang penting. Banyak hal yang dipelajari dengan case real project kadang tidak sama antara satu sama lain. Menurutnya ini lebih ke pengalaman tiap orang berbeda-beda. “Punya kemampuan belajar lebih cepat jadi penting,” tambah ia.

Di Refactory kami menyediakan program Intensive Pairing. Tujuannya adalah menghadirkan pendampingan intensif yang dilakukan oleh Trainer Refactory bersama programmer pemula untuk siap bekerja melalui real live project. Dalam program Intensive Pairing, peserta dapat meningkatkan skill melalui materi yang disampaikan, adanya forum diskusi serta koordinasi mengenai task yang dikerjakan.

Menurut David, dalam program Intensive Pairing, semua orang dapat kesempatan yang sama. “Seseorang yang punya kemauan untuk jadi programmer diberi kesempatan untuk belajar dari mengerjakan real project dan juga ada pairing, sehingga tidak langsung dilepas namun ada diskusi dan transfer knowledge,” katanya.

Mahesa juga berpendapat bahwa program Intensive Pairing Refactory bisa jadi solusi. Ini bisa menjawab persoalan bagaimana menghasilkan programmer bermutu. “Teknik pembelajaran yang diberikan adalah dengan belajar langsung mengerjakan real project. Kemudian setiap harinya mereka dipantau untuk bisa menguasai bahasa Inggris, WPM sebagai tolak ukur agar seorang programmer bisa dengan cepat menuliskan sebuah coding, Jika penasaran temen-temen bisa daftar di Program IP,” katanya.

Refactory

Refactory adalah pengaktif teknologi digital di Indonesia. Sejak didirikan pada 2015 di Surabaya dan membuka Bootcamp kelas pertama pada 2017 di Bandung, Refactory telah berkembang melebihi Bootcamp dengan menambah berbagai solusi untuk memberdayakan anak-anak muda Indonesia melalui pemrograman, serta membantu perusahaan di tingkat nasional maupun mancanegara untuk merealisasikan potensi mereka.

Kantor Utama di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 9,8 Sleman, DI Yogyakarta 55581 - Indonesia

© 2017-2022 PT. BIXBOX TEKNOLOGI PERKASA. All rights reserved.