Tulisan Terbaru

Wawasan baru maupun tips

Perjuangan Reno Diandika Hermawan Menembus Project International

Di Refactory bekerja dalam real project merupakan bagian dari proses pembelajaran. Ini juga perjuangan untuk membentuk skill, attitude, dan juga keberanian untuk mengatasi problem. Dalam program Intensive Pairing tidak banyak peserta yang bisa menembus barier ini dan bekerja untuk klien profesional.

Belajar adalah perubahan yang terus menerus. Ini mengapa di Refactory proses belajar menjadi salah satu tahapan yang serius dikawal oleh mentor. Bukan hanya membentuk karakter seseorang, belajar juga bisa mengembangkan kemampuan diri. Ini mengapa Reno Diandika Hermawan jadi istimewa.

Pria kelahiran Blitar ini lolos program intensive Pairing dan bergabung dengan proyek dengan klien internasional. Menurut Reno pada awalnya ia hanya ditanya apakah bisa bahasa Inggris dan ia menjawab bisa. Kemudian Ia ikut proses untuk gabung dengan project Keller Wiliams. Kalau dulu interview dua kali. Satu untuk overview aja tentang sedikit pengalaman coding. Yang ke dua ditanya pengalaman coding yang lebih detail lagi. Saat itu ada pendampingan dari Engineer Manager baik sebelum interview atau pas interview, katanya.

Saat ditanya apa yang membuat Reno jatuh cinta pada pemrograman, ia tidak tahu jelas. Menurutnya pemrograman sesuatu yang menarik dan ia suka saja. Pengalaman pertama terlibat dalam project pemrograman dilalui Reno saat mengerjakan tugas akhir semester di Amikom. Reno mengaku hal yang paling menarik dari profesi programmer bukan gaji yang besar atau kesempatan terus belajar, tapi kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Dalam pengerjaan tiket misalnya, ia selalu melakukan persiapan secara khusus. Pahami tiketnya terlebih dahulu, kalau perlu bisa tanya ke yang buat atau yang tahu tentang tiketnya. Buat plan/cara untuk solving problemnya kalau g punya skill nya bisa googling/tanya, setelah itu coding, kata Reno

Reno selalu percaya bahwa programmer akan dapat mengubah dunia, menurutnya dua hal yang bisa membantu peradaban manusia adalah digitalisasi dan artificial intelligence. Ini mengapa Reno selalu belajar hal baru. Kalau lagi coding emang suka aja termasuk di dalamnya selalu belajar tech baru, research, problem solving, dimana semua itu bisa jadi code yg terus menerus diubah agar lebih efisien, katanya.

Ketiga bergabung dengan Intensive Pairing pada bulan April, Reno hanya fokus untuk belajar dan mengembangkan diri. Ini mengapa ia juga mengaku kaget saat terpilih dalam project Keller Williams. Jika menemukan problem, ia akan search di youtube atau bertanya pada mentor. Selain itu di Refactory, ia melakukan adaptasi dengan strategi ATM. ATM. Seperti baca code orang lain, lalu hal apa yg bisa ditiru dan dimodifikasi untuk menyelesaikan problem, katanya.

Pengalaman belajar pemrograman di Intensive Pairing membentuk karakter Reno. Hal ini yang membuat ia bisa segera beradaptasi di proyek apapun di Refactory. Tuntutan untuk menyelesaikan problem dengan cepat dan efisien. Dalam hal pengetahuan tentang pemrograman, katanya.

Meski harus fokus pada project dengan klien internasional, Reno mengaku tetap bisa belajar banyak. Saat ini ia berperan sebagai Backend Engineer di project Keller Williams. Ia fokus pada penanganan untuk mencari problem dan memperbaiki bug yang ditemukan. Dikhususkan untuk bug fix, fitur nya banyak dan komplek, kalau ga hati-hati bisa ngaruhi fitur lain, katanya

Menurutnya project Keller Williams adalah proyek besar dengan banyak fitur yang komplek. Ini menuntutnya untuk fokus dan benar-benar paham seluruh bangunan logika pemrograman yang ada. KW kan project udah gede fitur nya banyak dan komplek, ada kemungkinan kalau edit di fitur ini maka akan berdampak di fitur lain, katanya.

Menurut Reno ada tiga hal yang perlu disiapkan sebelum seseorang tertarik masuk dunia pemrograman. Yaitu rasa suka terhadap pemrograman, penasaran terhadap problem, dan kemauan untuk mencari solusi. Jika ini dilakukan Indonesia bisa jadi negeri penghasil programmer unggulan kelas dunia.

Refactory

Refactory adalah pengaktif teknologi digital di Indonesia. Sejak didirikan pada 2015 di Surabaya dan membuka Bootcamp kelas pertama pada 2017 di Bandung, Refactory telah berkembang melebihi Bootcamp dengan menambah berbagai solusi untuk memberdayakan anak-anak muda Indonesia melalui pemrograman, serta membantu perusahaan di tingkat nasional maupun mancanegara untuk merealisasikan potensi mereka.

Kantor Utama di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 9,8 Sleman, DI Yogyakarta 55581 - Indonesia

© 2017-2022 PT. BIXBOX TEKNOLOGI PERKASA. All rights reserved.